Perkataan Pasanganmu Menjengkelkan Tetapi Penuh Dengan Kasih Sayang - Fitflopshoesforwomen

Sabtu, 03 November 2018

Perkataan Pasanganmu Menjengkelkan Tetapi Penuh Dengan Kasih Sayang

Perkataan Pasanganmu Menjengkelkan Tetapi Penuh Dengan Kasih Sayang, tohowaa


Setiap hubungan punya jalan kisah yang berbeda-beda –termasuk siapa yang lebih berpengaruh dalam mengontrol jalannya hubungan. Ada tipe hubungan yang cowoknya lebih dominan, demikian pula sebaliknya. Dominasi ini seringkali terlihat dari seberapa sering anda atau cowokmu menasihati atau mengajakmu bertukar pikiran perihal keresahannya.

Untukmu semua kaum hawa, mungkin anda sering kesal bilamana kekasihmu cerewet tentang sesuatu. Mengomentari gaya berpakaianmu lah, komplain atas perilakumu, atau menasihati hal-hal lainnya. Memang sih dibawelin hal tersebut nggak enak, tapi dicoba deh anda pikir.. lebih sering cerewet mana, dia atau kamu? Toh sejatinya kebawelan cowok ialah wujud dari rasa miliki dan sayangnya kepadamu. Misalnya sejumlah ucapannya yang sering anda dengar ini.

1. “Kamu beli baju lagi? Yang kemarin aja belum pernah anda pakai”

Kamu yang suka kesal ketika dikomentari melakukan pembelian barang terus, sejatinya nggak butuh ngambek lagi sampai marah. Sebab begini, walau terkesan ikut campur soal kegemaranmu, sejatinya cowokmu sebenarnya cuman sekadar mengingatkanmu guna berhemat. Lagi pula bukankah anda membutuhkan alarm untuk kebiasaan yang sering merugikanmu sendiri? Ingat nggak anda sering nyesel setelah melakukan pembelian barang karena ternyata baju serupa telah terdapat di lemarimu? Kamu pun sering mengeluh saat hendak merapikan lemari sebab terlalu sangat banyak pakaian?

2. “Kamu nggak punya celana beda apa? Kok gunakan celana yang tidak cukup bahan mulu”

Jika cowokmu yang suka menasihatimu soal gaya berpakaian, tersebut tandanya dia peduli terhadapmu. Sejatinya dia hendak menjauhkanmu dari godaan mas-mas di jalan, dirinya hendak menghindarkanmu dari prilaku nakal mereka. Dia pun nggak hendak kamu masuk angin saat diluar malam-malam dan nggak hendak kakimu hitam.

3. “Kurang-kurangi hangout-nya, mending uangnya disimpan buat yang lain”

Cowokmu telah tahu bahwa jalan-jalan ialah hobimu. Bukannya mengekang dengan menyampaikan hal itu, dia cuman sedang mengingatkan bahwa mempersiapkan simpanan untuk masa depan pun penting. Masa depan hanya Tuhan yang tahu, siapa yang dapat menjamin bahwa rezekimu membludak terus? Inilah maksud dari omongan pacarmu, dia hendak kamu mempersiapkan segalanya. Traveling memang penting, tapi harus diberi batas nggak harus perbulan kali.

4. “Jangan marah-marah dong, kan masih dapat diobrolin dulu”

Kamu yang suka kesal ketika pacarmu ikut campur masalah pribadimu, dicoba deh cermati lagi cowokmu cuman ingin membantumu. Saat kesal seringkali orang bakal sulit menuntaskan masalah sebab benak orang marah seringkali ruwet. Secara nggak langsung pacarmu membantumu untuk beranggapan lebih tenang lagi – agar cepat ketemu solusinya. Ini pun berlaku saat anda sedang kesal dengannya.

5. “Kalau udah nggak kuat, makanlah aja dari pada nanti sakit. Dietnya lain kali lagi”

Dia yang menyuruhmu makanan malam bukannya nggak menyukai program dietmu. Dia cuman peduli kesehatanmu. Dia tahu batasanmu, makanya Dia nggak tega membiarkanmu kelaparan. Dietmu memang penting, namun baginya kesehatanmu jauh lebih penting.

6. “Ngapain sih dandannya lama banget kaya ingin pentas teater aja?”

Jangan ngambek lagi pula memarahi pacarmu yang gemar menyindirmu dengan kalimat semacam di atas. Percayalah cowokmu nggak hendak menghinamu, dia cuman mencoba mengingatkanmu. Dia tahu seluruh cewek hendak cantik, tetapi dirinya tahu bahwa dandan yang anda lakukan tersebut berlebihan. Bukannya cantik, kamu malah terihat menor. Sebenarnya kalau dapat memilih, cowokmu bakal lebih senang andai kamu tampak natural, dandan simpel dan seperlunya saja. Sebab bukan penampilanmu yang menciptakan dia suka, tetapi keluhuran sikapmu.

7. “Kalau ingin makan tuh tidak boleh disisain, nggak kasian apa anda sama orang-orang yang nggak dapat makan di luar sana?”

Kamu boleh kesal dengan cowokmu sebab sering menasihati untuk habiskan makananmu. Tapi perlu anda ketahui bahwa dia bukannya hendak menganggumu, melainkan hendak mengajakmu guna lebih berempati, lebih peduli untuk sesama.

8. “Bagaimana jika ingin janjian sama orang-orang hebat, bila janjian sama aku aja anda ngaret terus”

Kamu yang suka kesal sebab disindir telat hanya mestinya berterima kasih untuk cowokmu. Sebab sejatinya sindiran itu ialah sebuah usahanya guna melatihmu berdisiplin. Secara nggak langsung ia sedang mengingatkanmu bahwa disiplin sangatlah penting untuk hidupmu.

Seperti halnya kebawelanmu kepadanya, tentu ada kebijaksanaan yang ingin cowokmu sampaikan melewati omongannya. Memang sih terkadang dikatakan dengan perkataan atau nada yang nggak mengenakan, tapi betapa baiknya andai kamu tidak menghiraukan caranya. Lihatlah dari apa yang disampaikannya. Nasihat ini walau disikapi secara bijak. Kamu boleh marah bila nggak ada kebaikan dari dalam omongannya, tapi bila apa yang disampaikannya tersebut baik bagimu atau hubungan, kenapa mesti ngambek?                       

Sekian semoga bermampaat ya.