Liburan Traveling Seru Bali Melakukan 10 Pembangunan Baru - Fitflopshoesforwomen

Selasa, 06 November 2018

Liburan Traveling Seru Bali Melakukan 10 Pembangunan Baru

Liburan Traveling Seru Bali Melakukan 10 Pembangunan Baru, tohowaa


Kementerian Pariwisata mengaku proses pembangunan 10 tempat wisata prioritas, atau akrab dikenal dengan sebutan 'Bali Baru' sekarang terus berjalan. Saat ini, pemerintah tengah konsentrasi pada pembangunan 4 dari 10 Bali Baru.

Ketua Pokja Bidang Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, Hiramsyah S. Thaib, menuliskan keempat tempat ini sudah mengantongi kedudukan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus.

" Dari aspek kelembagaan atas pengelola 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (atau lebih dikenal sebagai 10 Bali Baru, 4 Destinasi sudah berstatus KEK," kata Thaib, melalui penjelasan tertulis yang diterima.

4 Bali Baru yang dimaksud yakni Tanjung Lesung Banten, Mandalika NTB, Morotai Maluku Utara, dan Tanjung Kelayang Belitung.

Sementara 3 Bali Baru sekarang telah mempunyai Badan Otoritas Pariwisata. Ketiganya yakni Danau Toba Sumatera Utara, Borobudur, dan Labuan Bajo, Flores.

Sementara dua Bali Baru terakhir yakni Bromo Tengger Semeru Jawa Timur dan Wakatobi Sulawesi Tenggara sekarang sedang dalam tahap jadi pengesahan menjadi Badan Otorita.

"Dari sisi aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sudah terjadi penambahan Pendapatan Asli Daerah yang paling tinggi seperti contoh di Kabupaten Samosir sebesar 81,2 persen dan Kabupaten Belitung sebesar 41,21 persen, Kabupaten Pandeglang, Banten (Tanjung Lesung) sebesar 94,77 persen dan Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo sebesar 35,41 persen," kata Thaib.

Terkait dengan penerimaan negara, kata Thaib, sektor pariwisata secara semuanya menjadi penyumbang penghasilan terbesar kedua sesudah CPO pada 2017. Jumlahnya menjangkau Rp202,13 triliun, mendahului target yang diputuskan sebesar Rp200 triliun.

"Pariwisata bakal menjadi sektor unggulan dan diproyeksikan 2019 menghasilkan devisa terbesar mencapai sampai US$20 miliar (setara Rp301,94 triliun). Dampak penambahan di sektor ini akan dialami langsung oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Thaib.                       

Sekian semoga bermampaat ya.